Sasabila Online

tidak ada yang online
Total Kunjungan: 18967
Home arrow Discography
Discography
Langit Ke 7

Sabila

Tetes kesegaran dari surga

cover album langit ke 7Genre musik memang banyak terbagi. Dan kadang kala membuat band yang baru tumbuh jadi bingung. Pilihan genre yang mana yang akan mereka ikuti. Mau ikut-ikutan yang sudah laku berat, nanti dibilang terlalu melacur. Mau pol-polan menuangkan idealisme nanti enggak laku juga. Atau malah dibilang terlalu sombong. Memang perlu kedewasaan dan kesadaran akan pasar.

Sabila yang beranggotakan Denny Chasmala (gitar), Tyo Adrian (bas), Reggie Chasmala (drum) dan Alam Urbach (vokal) membuka diri untuk segala jenis genre musik. Seiring dengan berbagai wawasan yang dimiliki para personelnya. Kemudian semua dirangkum dalam sebuah album yang kaya dengan berbagai warna musik.

Hebatnya, lagu-lagu mereka yang yang punya nuansa sangat modern ini sebenanrnya sudah rampung jadi master 4 tahun lalu. “Tapi perjalanan mendapatkan kontrak rekaman tidak semudah itu,” ujar Alam Urbach sang vokalis. Banyak hal yang musti diurus oleh band dan label. “Mungkin saat itu musik kita masih dirasa terlalu berat untuk pasar,” tambah Denny Chasmala sang gitaris yang sudah malang melintang di dunia musik.

Namun di lain pihak Sabila juga merasa ada keuntungan yang bisa di petik. “Kita jadi banyak belajar untuk menyatukan visi, dan hal lain di luar teknis bermain musik,” tambah Alam lagi. Dan sekarang mereka pun mantap merilis album Langit Ke Tujuh.

Salam perkenalan lewat sebuah lagu yang energik berjudul Peduli Apa. Sebuah lagu yang diyakini para pel merupakan soul dari album ini. “Di lagu ini kita semua bisa memberi kontribusi yang sama besar. Dan setiap memainkan lagu ini, rasanya kita menemukan energi baru.” Tambah Alam lagi.

Selanjutnya Sabila selalu berusaha membuat lirik semudah mungkin. Sehingga orang tidak perlu berpikir panjang untuk menikmatinya. Dan kebanyakan adalah cerita sehari-hari. Seperti Hanya Teman Biasa, yang bercerita tentang keindhan hari-hari lelaki dan wanita yang tiap hari bertemu. Ada juga yang diangkat dari pengalaman pribadi. Seperti lagu Say No To Drugs, yang ternyata merupakan curahan hati asli sang vokalis yang mengaku sempat terjerambab di lingkaran maut itu. “Cerita tentang masa masa yang sangat tidak enak. Paranoid sejak bangun pagi hingga sore dan banyak hal lagi. Dan saya sangat termotivasi untuk hidup sehat sejak bertemu teman-teman di Sabila. Karena ternyata kita bisa hidup dengan musik dengan keadaan ‘bersih’. Dan, syukurlah sejak itu saya bisa benar-benar meninggalkan lingkaran itu. Dan saya benar-benar memulai sesuatu yang baru untuk maju.” Kali ini Alam sekalian curhat.

Sabila yang mengaku lebih memikirkan kenyamanan pendengar dalam mencipta musik, menawarkan nomor nomor minimalis dan easy listening yang memikat hati. Itu bisa kita nikmati dalam lagu, Terlalu Cinta, Bidadari dan Mintalah. Dalam lagu Mintalah, kita akan mendengarkan sebuah permainan vokal yang sangat menonjol. Karena balutan musiknya sangat minimalis.

Band yang namanya di ambil dari Salsabila yang artinya mata air dari surga ini, berkeinginan agar mereka benar-benar bisa meneteskan kesegaran dalam dunia musik Indonesia. Dan tentunya itu semua, tidak bisa dilakukan hanya lewat satu tetes. Keyakinan yang ada adalah, jutaan tetes kesegaran akan datang lewat Sabila. Nikmatilah sekarang juga.


Judul Album
          : Langit Ke Tujuh

Artist                    : Sabila

Produksi               : Warner Music Indonesia

 

 


Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 06 March 2008 )
 

Sabila Management

Jl. Gandaria Tengah I No 21, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia

E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

+6281381385572 & 99592215

 

Klik Disini untuk mengirim E-mail ke Sabila Management